Kabar menyenangkan ini datang dari tiga adik asuhku. Usai melewati banyak pelatihan, tugas dan berbagai tantangan lainnya. Akhirnya mereka dinyatakan lulus dan menjadi bagian dari Dinamika. Meski harus menikmati mata yang sembab sehabis hujan mendarat di pipi masing-masing.
Haru rasanya menyaksikan itu semua. Namun terlepas dari itu, ada pelajaran berharga yang patut diingat sampai kapan pun. Bahwa sesuatu yang berharga takkan bisa didapatkan dengan mudah. Butuh perjuangan, kan? Nah maka jangan pernah disia-siakan.
Hari itu tepat pada 23 Desember 2018, senyum sumringah menghiasi wajah mereka. Mereka masih tak percaya telah menjadi bagian dari Dinamika. Sorak sorai, pelukan hangat serta terik mentari saat itupun bersatu padu.
Ah, akupun pernah berada diposisi itu. Terkenang rasanya. Meski tak tahu apa cerita mereka nantinya saat diperjalanan, maka biarkan aku menerkanya.
Sepanjang perjalanan mereka akan cerita tentang apapun yang barusan mereka alami, ceritanya takkan berhenti. Akan terus sambung menyambung dengan teman-teman seperjalanan lainnya. Mungkin akan diselingi dengan gelak tawa, saling ejek dan setelah itu tertidur pulas karena letih. Eh iya, coba kuterka. Pasti ada yang tak lupa mengabadikan setiap momen diperjalanan. Seperti mencekrek wajah teman yang tertidur pulas dengan berbagai ekspresi yang menggelikan. Maklumlah, ada beberapa orang yang hobi menyimpan foto-foto aib untuk dipamerkan bila sewaktu-waktu si empunya tak ada bahan candaan.
Meski tak seperjalanan dengan mereka, Aku bahagia karena bisa mengabadikan foto dengan mereka ditempat bersejarah itu. Kapan-kapan kita akan balik kesini lagi ya, dik.
Selamat berproses untuk kalian semua. Kita tak pernah tahu benih mana yang akan tumbuh subur di tanah itu, tapi selama benih itu terus disirami dan diberi pupuk yang baik. Insya Allah, tumbuhnya pun akan menjadi sesuatu yang baik.
Dik diletakkan dimana pun kalian nanti. Kalau niat kalian untuk belajar, insya Allah kalian akan menemukan makna ikhlas perlahan-lahan.
Semangat bertumbuh!
